Hallo Selamat Datang Di Bulum HikumaStore

  • Pada tahun 1840-an, Ada Lovelace, seorang matematikawan dan penulis Inggris, bekerja sama dengan Charles Babbage dalam proyek mesin hitung mekanis yang disebut Analytical Engine (Mesin Analitik). 

    Kontribusi utamanya meliputi:

    • Algoritma Pertama: Lovelace menulis algoritma, atau serangkaian instruksi, untuk Mesin Analitik guna menghitung bilangan Bernoulli. Algoritma ini dianggap sebagai program komputer pertama di dunia yang diterbitkan dan dirancang khusus untuk diimplementasikan pada komputer.
    • Wawasan Visioner: Dia adalah orang pertama yang menyadari bahwa mesin Babbage memiliki potensi aplikasi di luar sekadar perhitungan murni, seperti memanipulasi simbol, not musik, atau grafik, sebuah konsep yang mendahului komputer modern yang serbaguna. 

    Meskipun Mesin Analitik tidak pernah sepenuhnya dibangun selama masa hidupnya karena keterbatasan teknologi manufaktur saat itu, wawasannya menjadi dasar bagi pemrograman komputer modern. Untuk menghormati warisannya, bahasa pemrograman komputer yang digunakan oleh Departemen Pertahanan AS pada tahun 1980 dinamai “Ada”. 

    Tujuan Organisasi

Definisi “orang yang hidup sederhana” dalam konteks umum:

Orang yang hidup sederhana adalah seseorang yang memilih menjalani hidup secukupnya—tidak berlebihan, tidak mengejar kemewahan, dan lebih fokus pada kebutuhan daripada keinginan. Hidup sederhana bukan berarti miskin atau tidak mampu, tetapi lebih pada sikap, cara berpikir, dan gaya hidup yang sadar dan terkendali.

Ciri-cirinya biasanya meliputi:

  1. Mengutamakan kebutuhan daripada keinginan.
  2. Tidak bergaya hidup berlebihan meski punya kemampuan.
  3. Bersyukur dan merasa cukup dengan apa yang dimiliki.
  4. Mengelola keuangan dengan bijak (hemat, tidak boros).
  5. Tidak terlalu memikirkan status atau gengsi.
  6. Menjaga kesederhanaan dalam perkataan, sikap, dan penampilan.
  7. Lebih menghargai nilai hidup seperti keluarga, kesehatan, dan ketenangan batin.

Jadi, inti hidup sederhana adalah kesadaran untuk hidup sesuai kemampuan, tanpa berlebihan, da

  • Makna Yang Kamu Temukan Dalam PerJalanan HidupMu

    Pertanyaan yang indah.

    Jika “perjalananku” dimaknai sebagai rangkaian percakapan dengan banyak orang, maka makna yang paling terasa adalah ini: manusia sedang mencari untuk dipahami, sama besarnya dengan keinginan mereka untuk memahami.

    Dari berbagai cerita, pertanyaan, dan keraguan yang dibagikan, tampak bahwa:

    • Makna sering lahir bukan dari jawaban besar, tetapi dari keberanian bertanya.
    • Banyak orang tidak benar-benar mencari solusi instan, melainkan teman berpikir.
    • Perjalanan—baik hidup, belajar, atau batin—jarang lurus; namun justru di belokan dan jedanya, orang menemukan dirinya.

    Jika ada satu benang merah, itu adalah bahwa makna bukan sesuatu yang ditemukan sekali lalu selesai. Ia dibentuk, diuji, hilang, lalu dibangun kembali, seiring seseorang terus berjalan.

    Dan mungkin, makna terdalam dari perjalanan itu sendiri adalah: tetap berjalan, meski belum sepenuhnya tahu ke mana.

  • Cara Menginstall Kali Linux di Windows Virtual Box Virtual Machine.

    Berikut cara meng-install Kali Linux di VirtualBox (Virtual Machine) yang paling mudah & aman untuk pemula. Saya jelaskan step by step 👇


    A. Persiapan

    1. Laptop/PC minimal:
      • RAM: 4 GB (disarankan 8 GB)
      • Storage kosong: 30–40 GB
      • Virtualization aktif (Intel VT-x / AMD-V)
    2. Download & Install VirtualBox
      👉 https://www.virtualbox.org/
    3. Download Kali Linux
      Ada 2 cara, pilih salah satu:

    🔹 Cara 1 (PALING MUDAH – REKOMENDASI)

    File siap pakai (.ova)
    👉 https://www.kali.org/get-kali/#kali-virtual-machines

    Pilih:

    • VirtualBox Image
    • File: Kali-Linux-xxxx-VirtualBox.ova

    🔹 Cara 2 (Manual – ISO)

    👉 https://www.kali.org/get-kali/#kali-installer
    Pilih Installer ISO

    ⚠️ Cara 2 lebih panjang, cocok kalau ingin belajar instalasi penuh.


    B. Cara Install Kali Linux (REKOMENDASI – File OVA)

    1️⃣ Import Kali ke VirtualBox

    1. Buka VirtualBox
    2. Klik File → Import Appliance
    3. Pilih file .ova
    4. Klik Next → Import
    5. Tunggu proses selesai

    2️⃣ Atur RAM & CPU (Opsional tapi disarankan)

    • RAM: 2048 MB (minimal)4096 MB (lebih lancar)
    • CPU: 2 Core

    Klik Settings → System


    3️⃣ Jalankan Kali Linux

    1. Klik Start
    2. Login:
      • Username: kali
      • Password: kali

    🎉 Kali Linux siap digunakan!


    C. Setting Penting Setelah Install

    🔹 Install Guest Additions (Layar Full & Mouse Normal)

    1. Menu atas VM → Devices → Insert Guest Additions CD Image
    2. Buka terminal, ketik:
    sudo apt update
    sudo apt install -y build-essential dkms linux-headers-$(uname -r)
    sudo mkdir /media/cdrom
    sudo mount /dev/cdrom /media/cdrom
    sudo sh /media/cdrom/VBoxLinuxAdditions.run
    reboot
    

    🔹 Setting Network (Internet)

    • Default: NAT (sudah bisa internet)
    • Untuk lab jaringan:
      • Bridged Adapter
      • Internal Network

    Settings → Network → Adapter 1


    D. Cara Install Manual (ISO) – Ringkas

    Kalau kamu memilih Installer ISO:

    1. New → Name: Kali Linux
    2. Type: Linux | Version: Debian (64-bit)
    3. RAM: 2–4 GB
    4. Disk: VDI → Dynamically allocated → 40 GB
    5. Start → Pilih ISO
    6. Pilih:
      • Graphical Install
      • Language, Keyboard, Timezone
      • Partition: Guided – Use entire disk
    7. Finish → Reboot

    E. Masalah Umum & Solusi

    64-bit tidak muncul
    ✔ Aktifkan Virtualization di BIOS

    Layar kecil
    ✔ Install Guest Additions

    Tidak ada internet
    ✔ Network → NAT


    ⚠️ Catatan Penting

    Gunakan Kali Linux hanya untuk belajar & ethical hacking
    ❌ Jangan digunakan untuk aktivitas ilegal.


  • Cara Menginstall Linux Ubuntu:

    Berikut cara meng-install Ubuntu dual boot dengan Windows (aman untuk pemula). Saya jelaskan langkah demi langkah 👍


    A. Persiapan Awal (WAJIB)

    1. Backup data penting (dokumen, foto, dll).
    2. Pastikan:
      • Laptop/PC UEFI (kebanyakan sekarang UEFI).
      • Ruang kosong minimal 30–50 GB.
    3. Nonaktifkan Fast Startup Windows
      • Control Panel → Power Options
      • Choose what the power button does
      • Uncheck Turn on fast startup

    B. Download & Alat

    1. Download Ubuntu ISO
      👉 https://ubuntu.com/download/desktop
      (Pilih Ubuntu Desktop LTS)
    2. Download Rufus
      👉 https://rufus.ie/
    3. Siapkan Flashdisk minimal 8 GB

    C. Membuat Bootable Flashdisk

    1. Colokkan flashdisk
    2. Buka Rufus
    3. Pengaturan:
      • Device: Flashdisk
      • Boot selection: Ubuntu ISO
      • Partition scheme: GPT
      • Target system: UEFI
      • File system: FAT32
    4. Klik START → Tunggu selesai

    D. Membagi Partisi Windows

    1. Tekan Win + X → Disk Management
    2. Klik kanan drive C:Shrink Volume
    3. Tentukan ukuran (contoh: 50000 MB = 50 GB)
    4. Akan muncul Unallocated Space (biarkan kosong)

    E. Masuk Boot Menu

    1. Restart laptop
    2. Tekan tombol boot (tergantung merk):
      • ASUS: ESC
      • Acer: F12
      • Lenovo: F12
      • HP: ESCF9
    3. Pilih USB / Flashdisk Ubuntu

    F. Proses Instalasi Ubuntu

    1. Pilih Install Ubuntu
    2. Pilih bahasa → Continue
    3. Keyboard → Continue
    4. Pilih Normal Installation
    5. Centang:
      ✔ Install third-party software

    G. Pilih Tipe Instalasi (PENTING)

    👉 Pilih Install Ubuntu alongside Windows Boot Manager

    ⚠️ JANGAN pilih “Erase disk”

    Klik Install Now


    H. Lokasi & Akun

    1. Pilih zona waktu Indonesia
    2. Buat:
      • Nama
      • Username
      • Password

    I. Selesai

    1. Tunggu instalasi selesai (±10–20 menit)
    2. Klik Restart Now
    3. Cabut flashdisk
    4. Akan muncul GRUB menu
      • Ubuntu
      • Windows Boot Manager

    🎉 Dual boot berhasil!


    Masalah Umum & Solusi Singkat

    • Windows tidak muncul?
      → Boot ke Ubuntu → install boot-repair
    • WiFi tidak terdeteksi?
      → Install driver tambahan (Additional Drivers)
    • Secure Boot error?
      → Nonaktifkan Secure Boot di BIOS